Diposting oleh : adimistraktor
Kategori: AKY News - Dibaca: 178 kali

EAS EMM dilaksanakan bersamaan dengan Informal ASEAN Education (ASED) Meeting dan Informal ASED+3 Meeting. Pertemuan ini melibatkan menteri pendidikan dari 16 negara termasuk Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, Australia, Cina, India, Jepang, Republik Korea, Selandia Baru, termasuk Sekretaris Jenderal ASEAN dan Sekretariat SEAMEO.
Konferensi tingkat tinggi ini dihadiri lebih dari 140 anggota delegasi dari 16 negara. Hadir juga dalam pertemuan ini Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal, Dirjen Dikti Djoko Santoso, para direktur di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional, perwakilan rektor dari dua belas perguruan tinggi dan perwakilan dari Kementerian Agama. Tujuan terselenggaranya EAS EMM 2011 ini adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui kerjasama regional (Improving Educationt Quality through Regional Cooperation).
Berikut agenda utama dari EAS EMM:
1. Tukar menukar pandangan mengenai Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui kerja sama regional
a. Laporan East Asia Summit Education Cooperation Taskforce Workshop 2, Phuket, Thailand 27-28 September 2010 oleh Sekretaris Jenderal ASEA
b. Dukungan bagi 13 proposal proyek yang akan disponsori negara peserta
2. Presentasi Peningkatkan Kualitas Pendidikan melalui Kerjasama Regional oleh Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia
3. Diskusi kebijakan kementerian (ministerial policy) antar negara-negara Asia Timur
Konferensi ini diharapkan menghasilkan output utama antara lain adopsi usulan proyek, pernyataan bersama menteri (Joint Ministers Statement) dan Bilateral Memorandum of Understanding (MoU) di antara negara-negara Asia Timur.



