Liga Pendidikan Indonesia 2010-2011

Jumat, 07 Oktober 2011 - 19:55:39 WIB
Diposting oleh : Developer AKY
Kategori: AKY News - Dibaca: 85 kali


Bandung 28 September--Ditengah maraknya pemberitaan perkelahian pelajar dan mahasiswa belakangan ini, kita bersyukur ada sekelompok  mereka yang memiliki potensi dan prestasi positif dalam ajang Sepakbola Liga Pendidikan Indonesia (LPI) yang acara Grand Finalnya  digelar hari Rabu, 28 September 2011 di Stadion Siliwangi, Bandung.

Untuk tingkat perguruan tinggi, peserta grand final Liga Pendidikan Indonesia tahun 2010-2011 adalah STMIK Cirebon, Jawa Barat, melawan Universitas Cendrawasih (UNCEN), Papua. Melalui pertandingan yang sengit  UNCEN berhasil menjadi juara Liga Pendidikan Indonesia 2010-2011 tingkat perguruan Tinggi. Rektor Universitas Cendrawasih Balthasar Kambuaya yang juga hadir mendamping Tim Sepakbola UNCEN, mengatakan bahwa keikutsertaan UNCEN yang untuk  pertama kali ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri karena mampu menjadi juara nasional. Balthasar Kambuaya berharap ajang ini dapat meningkatkan publisitas UNCEN di tingkat nasional. Beliau mendukung LPI sebagai kegiatan positif yang harus tetap dipertahankan guna memberdayakan mahasiswa sebagai aset nasional.

Tim sepakbola Universitas Cendrawasih sebagai pemenang Liga Pendidikan Indonesia tingkat pendidikan tinggi juga merupakan tim yang memiliki top scorer. Henru Corei, mahasiswa FISIP berusia 20 tahun menjadi bintang lapangan pencetak gol terbanyak dengan memasukkan 6 (enam) gol selama kompetisi berlangsung.

Setelah melalui 3 (tiga) pertandingan  grand final yang seru dan menarik, ajang prestasi bagi pelajar dan mahasiswa tingkat nasional yang memperebutkan piala presiden dan hadiah sebesar 100 juta rupiah bagi masing-masing tim ini  ditutup secara resmi pada pukul 18.00 WIB oleh  Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan Nasional Suyanto. Acara penutupan ini dihadiri juga oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat, Dede Yusuf.